Dapur Redaksi

Penginapan Amanah

Cara Hidup Sehat

Penyebab Tawuran Siswa dan Solusinya

Penyebab Tawuran Siswa dan Solusinya

Tawuran Siswa dan SolusinyaApa penyebab tawuran??? Sebuah pertanyaan yang akhir-akhir ini selalu bergelayut di benak kita. Kita tidak habis pikir, anak-anak usia sekolah yang noabenenya masih berusaha belasan tahun tega saling bunuh, bak koboy yang bertempur demi meraih gelar “terkuat”. Tawuran merupakan sebuah kebiadaan anak – anak sekolah, khususnya yang duduk di sekolah menengah.

Tawuran apapun alasannya bukan hal yang positif. Dan penyebab siswa sekolah tawuran kadang persoalan yang sangat sepele, namun dampaknya biasanya mati sia-sianya sang pelaku tawuran seperti yang baru-baru ini erjadi di ibukota Negara kita Jakarta.
Pustaka sekolah  yang merupakan blog pendidikan mencoba mengumpulkan opini masyarakat tentang solusi untuk mengatasi tawuran pelajar ini. Dan berikut adalah pendapat atau opini masyarakat seputar tawuran.

Rangkuman Opini Masyarakat Mengenai Solusi Tawuran di kalangan Siswa
  • Dewi Retno Putri Septiningtias: buat acara siraman rohani, ceramah yg dpt menguatkan iman dan ketaqwaan siswa. semua harus diawali dari dalam diri siswa sendiri,
  • Fransiskus Danggadede: D hukum mati aja spy jerah….
  • Arief Pambudi II: mau jdi app bangsa ini kalau generasi muda nya tawuran melulu ??? app kta dunia
  • Puang Nurul Ety: jgn kognitifx aja yg di isi,,tp apektifx jg,,so generasi kt bkan cman tawuran melulu yg mreka lkukan
  • Bravo Charlie: Lebih sering ada pertemuan orangtua, guru dan pihak sekolah yang diwadahi oleh komite sekolah. Memprogramkan kegiatan siswa yang menarik, sehingga siswa tidak banyak mongkrong2 dijalan
  • Gan Ze:  Itulah dampak dari provokatif kejahatan yg terorganisir,,mau jd generasi yg berahlak,di takutin dgn istilah TERORIS. yg didekatkan dgn lingkungan pembentukan AHLAK mereka yaitu ROHIS.dan sedikit kesuksesan bisa di rasakan oleh para pelaku MAKAR Di negri ini.
  • Eka Fitria: bibit primanisme sudah ada di sekolah,,,,mengerikan dan menakutkan,,,DAN saran saya kepada setiap Sekolah harus lebih banyak menanamkan nilai nilai yang bersifat agamis agar jiwa anak-anak didik kita lebih terkontrol tidak mudah emosi dan terpropokasi,,,satu hal yang lebih penting peran guru,,guru hendaknya berperan sebagai orang tua bukan sebagai raja dan ratu
  • Azzliy Luqq Mann: bagaimana kalau dilakukan PERTUKARAN PELAJAR antar sekolah yang bertikai… MENURUT SAYA…….
  • Erika Wibawanto: kembali kepada ortu dan sekolah serta lingkungan sekitar
  • Narendra Krishnamurty: Ga akan kapok..anak2 begitu emg masi bisa dibilangin sm ortu apalagi guru? dikasi polisi jg mrk malah bangga. ga nyadar kl mrk menyakiti org2 sekitar. ga tau sedihnya perasaan kerabat org yg jd korban. jadi, biar mrk tau, gebukin sampe sekarat kluarganya, sampe hampir mati. jd mrk tau, gimana rasanya ngeliat org gak bersalah jd korban.jaminan kalo mrk gak tobat, potong lidah f*k*.
Itulah beberapa opini masyarakat dalam mengatasi aksi tawuran di kalangan siswa, opini diatas sudah selayaknya di dengar kemudian disaring dan diterapkan oleh para pengambil peran dalam menghadapi dan meniadakan tondak negatif siswa atau tawuran. Yah tawuran memang bukan masalah yang hanya diselesaikan dan di tanggung oleh salah satu pihak saja, melainkan diselesaikan bersama mulai dari orang tua siswa sendiri, guru – guru, aparat keamanan, pemerintah serta seluruh komponen masyarakat secara umum … say no to Tawuran, untuk generasi Indonesia yang beradab.
Article Information

0 komentar:

Poskan Komentar

Arsip Blog

Home - About - Order - Testimonial
Copyright © 2010 Zona Blogger All Rights Reserved.
 

Penginapan Dekat Bandara Syamsudin Noor | Cara Hidup Sehat | DAPUR REDAKSI